perak1
Selamat datang Ke Perak1 forum** Kepada pelawat, sila mendaftar untuk menikmati segala kemudahan Perak1 forum.** Diharap semua sahabat yg baru berdaftar, sila memperkenalkan diri anda di ruangan forum .anda juga boleh login forums ini dengan email FB anda danjangan lupa Like Fb perak1:KENALKAN DIRI ANDA:. Perak1 forum.** Pelawat yang mengalami masalah register atau login sila emailkan kepada khalifah_alammaya2000@yahoo.com(forum admin support).** Selepas mendaftar, anda akan secara Automatik telah menjadi ahli perak1 forum dan seterusnya anda boleh login untuk memasuki Perak1 forum tanpa menunggu sebarang e-mail pengaktifan akaun.Selamat melayari Perak1 forum PASTI CERIA BERSAMA KAMI.
perak1


 
HomeCalendarGalleryFAQSearchMemberlistUsergroupsRegisterLog in

Receive all updates via Facebook. Just Click the Like Button Below

?

Dapatkan Widget Ini Di Aku Punyer Lah! | Get RM100 A Week @ Blogger Tips


Share | 
 

 Jadikan tauladan

View previous topic View next topic Go down 
AuthorMessage
peace™
[[PONSEL_FIGHTER]]
[[PONSEL_FIGHTER]]


Posts : 1529
Join date : 2009-04-11
Location : slgr

PostSubject: Jadikan tauladan   Fri May 29, 2009 6:58 pm

LAHAULAWALA QUWWATAILLABILLAH

Bacalah..... .sbg PERINGATAN kita bersama...


Sebagai seorang anak yang berbakti kepada orang tuanya, Hasan (bukan nama sebenarnya), mengajak ibunya untuk menunaikan rukun Islam yang kelima.Sarah (juga bukan nama sebenarnya), sang Ibu, tentu senang
dengan
ajakan anaknya itu. Sebagai muslim yang mampu secara material,mereka
memang berkewajiban menunaikan ibadah Haji. Segala kelengkapan sudah
disiapkan.

ibu anak-anak ini akhirnya berangkat ke tanah suci. Keadaan
keduanya sihat walafiat, tak kurang satu apapun. Tiba harinya mereka
melakukan thawaf dengan hati dan niat ikhlas menyeru panggilan Allah,
Tuhan Semesta Alam. "Labaik Allahuma labaik, aku datang memenuhi
seruanMu ya Allah".

Hasan menggandeng ibunya dan berbisik, "Ummi undzur ila Ka'bah (Bu,
lihatlah Ka'bah)." Hasan menunjuk kepada bangunan empat persegi
berwarna hitam itu. Ibunya yang berjalan di sisi anaknya tak beraksi
dia terdiam. Perempuan itu sama sekali tidak melihat apa yang
ditunjukkan oleh anaknya.

Hasan kembali membisiki ibunya. Ia tampak bingung melihat raut
wajah ibunya. Di wajah ibunya tampak kebingungan. Ibunya sendiri tak
mengerti mengapa ia tak bisa melihat apapun selain kegelapan.
beberapakali ia mengusap-usap matanya, tetapi kembali yang tampak
hanyalah kegelapan.

Padahal, tak ada masalah dengan kesihatan matanya.. Beberapa minit
yang lalu dia masih melihat segalanya dengan jelas, tapi mengapa
memasuki Masjidil Haram segalanya menjadi gelap gulita. Tujuh kali Haji
Anak yang sholeh itu bersimpuh di hadapan Allah.. Ia shalat memohon
ampunan-Nya. Hati Hasan begitu sedih. Siapapun yang datang ke Baitulah,
mengharap rahmatNYA.Terasa hampa menjadi tamu Allah, tanpa menyaksikan
segala kebesaran-Nya, tanpa merasakan kuasa-Nya dan juga rahmat-Nya.

Hasan tidak berkecil hati, mungkin dengan ibadah dan taubatnya yang
sungguh-sungguh, Ibundanya akan dapat merasakan anugerah-Nya, dengan
menatap Ka'bah, kelak. Anak yang soleh itu berniat akan kembali membawa
ibunya berhaji tahun depan. Ternyata nasib baik belum berpihak
kepadanya. Tahun berikutnya kejadian serupa terulang lagi. Ibunya
kembali
dibutakan didekat Ka'bah, sehingga tak dapat menyaksikan bangunan yang
merupakan symbol persatuan umat Islam itu. Wanita itu tidak dapat
melihat Ka'bah. Hasan tidak patah arang. Ia kembali membawa ibunya ke
tanah suci tahun
berikutnya. Anehnya, ibunya tetap saja tak dapat melihat Ka'bah. Setiap
berada di Masjidil Haram, yang tampak di matanya hanyalah gelap dan
gelap.

Begitulah
keganjilan yang terjadi pada diri Sarah. hingga kejadian itu berulang
sampai tujuh kali menunaikan ibadah haji.Hasan tak habis fikir, dia tak
mengerti, apa yang menyebabkan ibunya menjadi buta di depan Ka'bah.. Padahal,
setiap kali berada jauh dari Ka'bah, penglihatannya selalu normal. Dia
bertanya-tanya, apakah ibunya punya kesalahan sehingga mendapat azab
dari Allah SWT ?. Apa yang telah diperlakukan ibunya, sehingga mendapat
musibah seperti itu ? Segala pertanyaan berkecamuk
dalam dirinya. Akhirnya diputuskannya untuk mencari seorang alim ulama, yang dapat membantu permasalahannya.

Beberapa
saat kemudian ia mendengar ada seorang ulama yang terkenal kerana
kesohlehannya dan kebaikannya di Abu Dhabi (Uni Emirat).. Tanpa
kesulitan bererti, Hasan dapat bertemu dengan ulama yang dimaksud. Ia
pun mengutarakan masalah kepada ulama yang soleh ini. Ulama itu
mendengarkan dengan saksama, kemudian meminta agar Ibu Hasan perlu
menelefonnya. Anak yang berbakti ini pun pulang. Setibanya di tanah
kelahirannya, dia meminta ibunya untuk menghubungi ulama di Abu Dhabi
tersebut.

Beruntung,
sang Ibu mau memenuhi permintaan anaknya. Ia pun menelefon ulama itu,
dan menceritakan kembali peristiwa yang dialaminya di tanah suci. Ulama
itu kemudian meminta Sarah introspeksi, mengingat kembali, mungkin ada
perbuatan atau peristiwa yang terjadi padanya di masa lalu, sehingga ia
tidak mendapat rahmat Allah. Sarah diminta untuk bersikap
terbuka, mengatakan dengan jujur, apa yang telah dilakukannya. . "Anda
harus berterus-terang kepada saya, karana masalah anda bukan masalah
senang," kata ulama itu pada Sarah. Sarah terdiam sejenak. Kemudian dia
meminta waktu untuk memikirkannya. Tujuh hari berlalu, akan tetapi
ulama itu tidak mendapat sebarang khabar dari Sarah.

Pada minggu kedua setelah percakapan pertama mereka, akhirnya Sarah
menelefon. "Ustaz, waktu masih muda, saya bekerja sebagai jururawat di
rumah sakit," cerita Sarah akhirnya.
"Oh, bagus..... Pekerjaan jururawat adalah pekerjaan mulia," potong ulama itu.

"Tapi saya mencari wang sebanyak-banyaknya dengan berbagai cara,
tidak peduli, apakah cara saya itu halal atau haram," ungkapnya terus
terang. Ulama itu terkejut.. Ia tidak menyangka wanita itu akan berkata
demikian.

"Disana..... " sambung Sarah, "Saya sering kali menukar bayi,
karana tidak semua ibu senang dengan bayi yang telah dilahirkan. Kalau
ada yang menginginkan anak laki-laki, padahal bayi yang dilahirkannya
perempuan, dengan imbuhan wang, saya tukar bayi-bayi itu sesuai dengan
keinginan mereka."

Ulama tersebut amat terkejut mendengar penjelasan Sarah.
"Astagfirullah. ....." betapa tega wanita itu menyakiti hati para ibu
yang diberi amanah Allah untuk melahirkan anak. bayangkan, betapa
banyak keluarga yang telah dirosaknya, sehingga tidak jelas nasabnya.
Apakah Sarah tidak tahu, bahawa dalam Islam menjaga nasab atau
keturunan sangat penting. Jika seorang bayi ditukar, tentu nasabnya
menjadi tidak jelas. Padahal, nasab ini sangat menentukan dalam
perkawinan, terutama dalam
masalah mahram atau muhrim, iaitu orang-orang yang tidak boleh
dinikahi."Cuma itu yang saya lakukan," ucap Sarah. "Cuma itu ?" tanya
ulama terperanjat.

"Tahukah
anda bahawa perbuatan anda itu dosa yang luar biasa, betapa banyak
keluarga yang sudah anda hancurkan!". ucap ulama dengan nada
tinggi."Lalu apa lagi yang Anda kerjakan? "tanya ulama itu lagi sedikit
kesal. "Di rumah sakit, saya juga
melakukan tugas memandikan orang mati." "Oh bagus, itu juga pekerjaan
mulia," kata ulama. "Ya, tapi saya memandikan orang mati karana ada
kerja sama dengan tukang sihir."

"Maksudnya?" tanya ulama
tidak mengerti. "Setiap saya bermaksud menyengsarakan orang, baik
membuatnya mati atau sakit, segala perkakas sihir itu sesuai dengan
syaratnya, harus dipendam di dalam tanah. Akan tetapi saya tidak
menguburnya di dalam tanah, melainkan saya masukkan benda-benda itu ke
dalam mulut orang yang mati."

"Suatu kali, pernah seorang alim meninggal dunia. Seperti biasa,
saya memasukkan berbagai barang-barang tenung seperti jarum, benang dan
lain-lain ke dalam mulutnya. Entah mengapa benda-benda itu seperti
terpental, tidak hendak masuk, walaupun saya sudah menekannya
dalam-dalam. Benda-benda itu selalu kembali keluar. Saya cuba lagi
begitu seterusnya
berulang-ulang. Akhirnya, emosi saya memuncak, saya masukkan benda itu
dan saya jahit mulutnya. Cuma itu dosa yang saya lakukan." Mendengar
pertuturan Sarah yang datar dan tanpa rasa dosa, ulama itu berteriak
marah.


"Cuma itu yang kamu lakukan ?". "Masya Allah....!!! Saya tidak
dapat bantu anda. Saya angkat tangan".Ulama itu amat sangat terkejutnya
mengetahui perbuatan Sarah. Tidak pernah terbayang dalam hidupnya ada
seorang manusia, apalagi dia adalah wanita, yang memiliki nurani begitu
tega, begitu keji. Tidak pernah terjadi dalam hidupnya, ada wanita yang
melakukan perbuatan sekeji itu. Akhirnya ulama itu berkata, "Anda harus
memohon ampun kepada Allah, kerana hanya Dialah yang dapat mengampuni
dosa Anda."

Bumi menolaknya. Setelah beberapa lama, sekitar tujuh hari kemudian
ulama tidak mendengar khabar selanjutnya dari Sarah. Akhirnya ia
mendapat tahu dengan menghubunginya melalui telepon. Ia berharap Sarah
telah bertaubat atas segala yang telah diperbuatnya. . Ia berharap
Allah akan mengampuni dosa Sarah, sehingga Rahmat Allah datang
kepadanya.Kerana tak juga memperoleh khabar, ulama itu menghubungi
keluarga Hasan di Mesir.

Kebetulan yang menerima telepon adalah Hasan sendiri. Ulama
menanyakan khabar Sarah,ternyata khabar duka yang diterima ulama itu.
"Ummi sudah meninggal dua hari setelah menelefon ustad," ujar Hasan.
Ulama itu terkejut mendengar khabar tersebut. "Bagaimana ibumu
meninggal, Hasan ?". tanya ulama itu.

Hasan pun akhirnya bercerita : Setelah menelefon ulama, dua hari
kemudian ibunya jatuh sakit dan meninggal dunia. Yang mengejutkan
adalah peristiwa penguburan Sarah. Ketika tanah sudah digali, untuk
kemudian dimasukkan jenazah atas izin
Allah, tanah itu rapat kembali, tertutup dan mengeras. Para penggali
mencari lokasi lain untuk digali. Peristiwa itu berulang kembali. Tanah
yang sudah digali kembali menyempit dan tertutup rapat. Peristiwa itu
berlangsung begitu cepat, sehingga tidak seorangpun penghantar jenazah
yang menyedari bahawa tanah itu kembali rapat.

Peristiwa itu terjadi berulang-ulang. Para penghantar yang
menyaksikan peristiwa itu merasa ngeri dan merasakan sesuatu yang aneh
terjadi.Mereka yakin, kejadian tersebut pastilah berkaitan dengan
perbuatan si mayat. Waktu terus berlalu, para penggali kubur putus-asa
kerana pekerjaan mereka tak juga selesai. Siang pun berlalu, petang
menjelang, bahkan sampai hampir maghrib, tidak ada satu pun lubang yang
berhasil digali. Mereka akhirnya pasrah, dan beranjak pulang. Jenazah
itu dibiarkan
saja tergeletak di hamparan tanah kering kerontang..

Sebagai
anak yang begitu sayang dan hormat kepada ibunya, Hasan tidak tega
meninggalkan jenazah orang tuanya ditempat itu tanpa dikubur. Kalaupun
dibawa pulang, rasanya tidak mungkin. Hasan termenung di tanah
perkuburan seorang diri. Dengan izin Allah, tiba-tiba berdiri seorang
laki-laki yang berpakaian hitam panjang, seperti pakaian khusus orang
Mesir. Lelaki itu tidak tampak wajahnya, kerana terhalang tutup
kepalanya yang menjorok ke depan. Laki-laki itu mendekati Hasan
kemudian berkata
padanya," Biar aku tangani jenazah ibumu, pulanglah!". kata orang itu.

Hasan
lega mendengar bantuan orang tersebut, Ia berharap laki-laki itu akan
menunggu jenazah ibunya. Syukur-syukur menggali lubang dan kemudian
mengebumikan ibunya. "Aku minta supaya kau jangan menengok ke belakang,
sampai tiba di rumahmu, "pesan lelaki itu. Hasan mengangguk, kemudian
ia meninggalkan pemakaman. Belum sempat ia di luar lokasi
pemakaman,terselit keinginannya untuk mengetahui apa yang terjadi dengan jenazah ibunya.

Sedetik
kemudian ia menengok ke belakang. Betapa pucat wajah Hasan, melihat
jenazah ibunya sudah dililit api, kemudian api itu menyelimuti seluruh
tubuh ibunya. Belum habis rasa herannya, sedetik kemudian dari arah
yang berlawanan, api menerpa wajah Hasan. Hasan ketakutan.Dengan
langkah seribu, dia pun bergegas meninggalkan tempat itu. Demikian
yang diceritakan Hasan kepada ulama itu. Hasan juga mengaku, bahwa
separuh wajahnya yang tertampar api itu kini berbekas kehitaman kerana
terbakar.

Ulama
itu mendengarkan dengan seksama semua cerita yang diungkapkan Hasan.
Dia menyarankan, agar Hasan segera beribadah dengan khusyuk dan meminta
ampun atas segala perbuatan atau dosa-dosa yang pernah
dilakukan oleh ibunya. Akan tetapi, ulama itu tidak menceritakan kepada
Hasan, apa yang telah diceritakan oleh ibunya kepada ulama itu. Ulama
itu meyakinkan Hasan, bahwa apabila anak yang soleh itu memohon ampun
dengan sungguh-sungguh, maka bekas luka di pipinya dengan izin Allah
akan hilang. Benar saja,tak berapa lama kemudian Hasan kembali
memberitahu ulama
itu, bahawa lukanya yang dulu amat terasa sakit dan panas luar biasa,
semakin hari bekas kehitamannya hilang. Tanpa tahu apa yang telah
dilakukan ibunya selama hidup, Hasan tetap mendoakan ibunya. Ia
berharap, apapun perbuatan dosa yang telah dilakukan oleh ibunya, akan
diampuni oleh Allah SWT.

Semoga kisah nyata dari Mesir ini bisa menjadi pelajaran bagi kita
semua. Wang $50.000 atau $50 kelihatan begitu besar bila dibawa ke
kotak derma masjid, tetapi begitu kecil bila kita bawa ke supermarket.
45 minit terasa terlalu lama untuk berzikir tapi betapa pendeknya waktu
itu untuk pertandingan bola sepak. Semua insan ingin memasuki syurga
tetapi tidak ramai yang berfikir dan berbicara tentang bagaimana untuk
memasukinya.


OLEH ITU JANGAN BIARKAN DIRI KITA INI MENJADI SEBAHAGIAN DARI KELUCUAN
TERSEBUT, INSYA'ALLAH.

WALLAHU'ALAM. .......... ....

_________________________________________________




Back to top Go down
View user profile
miss-lady
Admin
Admin


Posts : 1280
Join date : 2009-04-10
Age : 28
Location : sabah & perak

PostSubject: Re: Jadikan tauladan   Tue Jun 02, 2009 9:57 am

renungkan sejenak

_________________________________________________
Kebanyakan dari kita tidak mensyukuri apa yang sudah kita miliki, tetapi kita selalu menyesali apa yang belum kita capai
Back to top Go down
View user profile
 
Jadikan tauladan
View previous topic View next topic Back to top 
Page 1 of 1

Permissions in this forum:You cannot reply to topics in this forum
perak1 :: .::INFORMASI::. :: ::SUDUT AGAMA:: .::RELIGION SITE::.-
Jump to:  
Top posters
peace™ (1529)
 
miss-lady (1280)
 
sriteddy™ (1157)
 
salju (1063)
 
lipanx_laut (970)
 
macan_sparrow (742)
 
kuyie (668)
 
raffey-sama (509)
 
arb_mtq (432)
 
luvfama (297)
 
LATEST MOVIE TODAY
.:Sila click pada gambar dibawah untuk download boxoffice movie perak1 semoga terhibur :.